
Ajang kompetensi sekaligus berbagi pengalaman
Kompas kali ini mengadakan acara bertajuk investasikan energimu untuk bumi. Acara ini diselenggarakan tanggal 27-28 Januari 2012 bertempat di Politeknik Negeri Semarang. Untuk masuk ke area acara ini diadakan GRATIS, tetapi untuk masuk ke acara workshopnya hanya membayar 15 ribu (untuk dua hari). Dalam acara ini banyak sekali stand yang ada seperti stand dari Teh Kotak, Kompas, Gramedia, Smart (Semarang Reptile Community) dan lain-lain. Dan...tiap stand menawarkan keunikan tersendiri. Seperti stand Kompas yang menawarkan beli koran Kompas seharga tiga ribu gratis tabloid dan kita bisa milih tabloid apa yang kita mau. Di stand Gramedia menawarkan buku-buku (termasuk buku best seller) dengan harga super miring. Berbeda lagi dengan stand Teh Kotak yang menawarkan penukaran satu bungkus kosong Teh Kotak dengan biji bayam. Pada stand SMART alias Semarang Reptile Community kita bisa melihat berbagai jenis reptile, bahkan kita juga bisa berfoto dengan ular lhoo....Di dalam acara workshopnya juga menarik. Ketika daftar ulang kita akan diberi goodie bag yang berisi satu buah bolpoint,satu buah buku notes, gantungan hp dan tempat hp dari kain, serta satu buah Teh Kotak .Disini dijelaskan mengenai pengembangan menanam dimana saja agar tidak terjadi kelangkaan oksigen dan berbagai efek buruk yang ditimbulkan oleh asap-asap pabrik maupun kendaraan bermotor oleh bapak Leno Novo dari Pertamina Foundation. Lalu ada juga penjelasan mengenai Thank’s to Nature dimana disini dijelaskan mengenai cara berterimakasih pada alam yang telah memberi kita segalanya. Bukan hanya cuek bahkan merusak alam. Acara selanjutnya adalah penjelasan mengenai apa itu jurnalisme warga yang dipaparkan langsung oleh salah satu wartawan Kompas Brigita Isworo. Yang tidak kalah menariknya ialah workshop Fotografi yang bertemakan lingkungan yang tidak hanya asal memotret suatu obyek tetapi obyek yang difoto harus bisa memiliki cerita tersendiri bagi yang melihatnya.
Selain workshop dan stand-stand dari para sponsor, ada juga penampilan band dan kompetensi bergengsi. Seperti kompetensi mading 3D dimana bahan yang digunakan haruslah dari barang bekas atau bahan daur ulang. Lalu ada pula lomba Recyle& Green Dance Competition, serta Citizen Journalism Competition.
By: Dita_Nuansa




